-->

Selamat Datang di Guru Ngeblog

My Photo

.

Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Dan sesungguhnya seseorang hanya mendapatkan apa yang dia niatkan ” Muttafaqun 'Alaih

About Me

Perkenalkan, saya Muhammad Subkhan, pendidik yang juga menekuni tulis menulis di dunia blogging, berumur hampir 50 tahun, tidak seperti blogger pada umumnya yang didominasi anak muda.

Mencintai blogging berawal dari keinginan membuat materi belajar online melalui blog kepada siswa saya di tahun 2015. Sempat mengelola beberapa blog namun akibat penurunan pengunjung saat ini memutuskan untuk hanya mengupdate artikel di dua blog saja termasuk blog ini.

Kesibukan mengajar dan tuntutan artikel lebih original dan berkualitas butuh waktu lebih lama menjadi bagian alasannya. Sejak badai algoritma Google diawal 2020 dan ketatnya persaingan akibat kata kunci blog personal banyak yang sudah direbut oleh situs besar, saat ini menjadi hikmah bagi saya bahwa ngeblog lebih kepada menyalurkan hobi menulis semata.

.

--------------------ooOoo----------------------

.

Apa Bedanya Gula Merah, Gula Aren Gula Batok Dan Gula Semut

Apa Bedanya Gula Merah, Gula Aren Gula Batok Dan Gula Semut

Membedakan gula merah, gula aren dan gula batok sepertinya  kita membedakan setali 3 uang artinya walalupun beda tapi sebenarnya sama. Namun berbeda dengan Gula Semut. Gula merah adalah nama umum untuk membedakannya dengan gula pasir kristal, karena gula merah berbentuk bongkahan, batangan dan tidak berbentuk serbuk walaupun sekarang sudah ada pengolahan gula merah menjadi serbuk yang disebut gula semut saat ini. Walaupun punya nama berbeda beda, gula merah sejatinya punya cara pengolahan yang hampir sama, jenis pohon yang sama yaitu pohon palem paleman dan aroma yang sama. Namun rasa manis cairan yang dihasilkan oleh pepohonan palem yang bermacam macam itulah yang membuat tekstur, warna dan tingkat kemanisannya yang beda beda. Diberbagai daerah gula merah punya nama yang berbeda beda ada gula juruh, gula lempeng, gula nira, gula kelapa dan lain lain.

Apa Bedanya Gula Merah, Gula Aren Gula Batok Dan Gula Semut

Manfaat gula merah tidak usah ditanya lagi kandungan gizi yang lengkap sangat cocok untuk tambahan makanan atau minuman alami yang menyehatkan. Dawet salah satu contoh minuman kesukaan saya yang menggunakan campuran santan dan gula merah membuat kelezatannya yang tiada tara. Disamping itu berbagai citar rasa masakan nusantara yang tidak lagi menggunakan penyedap kimia lagi dan beralih ke gula merah sebagai penyedap alami untuk rasa gurih. Kandungan kalori gula merah lebih kecil dari gula putih demikian juga indeks glikemik yang rendah dibanding gula merah. Indeks gliokemik adalah skala atau angka yang diberikan pada makanan tertentu berdasarkan seberapa besar makanan tersebut meningkatkan kadar gula darahnya, skala yang digunakan adalah 0-100. Indeks glikemik kategori low manakala diposisi angka kurang dari 50, indeks glikemik sedang jika nilainya 50-70 dan indeks glikemik tinggi jika angkanya di atas 70. Untuk gula merah indeks glikemik 35 sedangkan gula pasir adalah 58.

Baca Juga : Rahasia Merebus daun Ubi Agar Tetap hijau empuk dan Segar

Sebelum kita membeli gula merah setidaknya kita harus mengetahui karakteristik gula merah, gula aren dan gula batok walaupun dari segi harga ketiga jenis gula ini tidak ada selisih harganya, yang membedakannya adalah kebutuhan dan pasokannya . Berikut bedanya :
  • Gula Merah biasa disebut dengan gula kelapa, gula jawa, gula juruh, atau gula juroh dan biasanya berbentuk silinder, gula ini terbuat dari nira atau cairan yang keluar dari batang pohon kelapa atau siwalan. Warna gula merah lebih berwarna coklat terang dibanding gula aren dan gula batok. Dinamakan gula jawa karena para pembuat gula merah dulu kebanyakan berasal dari pulau jawa. Gula merah lebih cocok digunakan untuk campuran dan penyedap masakan seperti sambal, atau untuk campuran bumbu rujak. 
  • Gula aren terbuat dari nira pohon aren. Cara membedakannya dengan gula merah adalah gula aren warnanya lebih coklat dan aramonya jauh lebih kuat dan rasanya lebih manis. Kalau dihancurkan terdapat kristal didalamnya. Gula aren cocok digunakan untuk minuman atau makanan seperti saus bubur sumsum, karena tanpa pemanis tambahan rasa manisnya sudah terasa manis.
  • Gula batok sebenarnya bisa gula aren yang dicetak menggunakan batok kelapa dengan bentuknya menyerupai setengah lingkaran. Namun teksturnya lebih mengeras ketimbang gula aren yang tidak dicetak dengan menggunakan batok kelapa. Warnanya lebih gelap dari gula aren sehingga cocok untuk saus makanan atau minuman agar mendapat warna lebih gelap atau coklat gelap seperti yang digunakan untuk cuko empek empek palembang.
Untuk gula semut sebenarnya adalah gula merah yang sudah jadi namun diolah lagi untuk bisa dibuat berbentuk bubuk atau kristal. Pengolahanya juga sangat mudah, gula merah di potong potong halus dan kemudian dicairkan lagi di wajan sambil diaduk terus dengan api kecil sampai kadar airnya hilang, Setelah itu didinginkan dan terus sambil di aduk aduk sehingga tinggal kristalnya. Bubuk kristal padat inilah yang membentuk butir kecil kecil sebesar semut sehingga disebut dengan gula semut. Keuntungan gula semut lebih tahan lama karena kadar airnya hampir 0 persen debanding gula merah sehingga dari segi harganya juga lebih mahal. Gula semut kebanyakan untuk konsumsi ekspor ketimbang untuk dalam negeri.
Advertisement

Artikel Menarik Lainnya :

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar