Cara Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Untuk Ujian TOEFL

Belakangan ini TOEFL atau test of english as foreign language ramai menjadi perbincangan di Twitter. TOEFL merupakan ujian atau tes untuk mengetahui sejauh mana kemampuan dan kefasihan berbahasa Inggris seseorang. Hingga hari ini Sabtu tanggal 22 Mei 2021 pukul jam 15.30 wib jumlah tweet yang dilakukan oleh warganet dengan menggunakan kata kunci TOEFL 550 berjumlah 12.000 twit.
 
 
Hal ini disebabkan oleh unggahan seseorang yang menyebut bahwa milenial dengan usia 17 sampai 21 tahun mampu mencapai hasil TOEFL 550 karena bisa mempelajari melalui YouTube film dan buku elektronik.
Walaupun demikian mempelajari bahasa Inggris tidak bisa instan atau bisa dilakukan dengan cepat namun hal tersebut tergantung kemampuan dan keinginan atau minat seseorang untuk mempelajari bahasa Inggris. 
 
Cara Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Untuk Ujian TOEFL

 
 
Dikutip dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa tips untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dalam mengerjakan TOEFL :

1. Konsisten dalam belajar bahasa Inggris.

 
Salah satu persyaratan agar bisa kuliah di luar negeri adalah Anda harus mempunyai nilai TOEFL minimal. Dalam mengerjakan TOEFL kita dituntut untuk mengerti soal-soal bahasa Inggris yang diberikan dan dan cara mengerjakannya. Bagi Anda yang mampu berbahasa Inggris dengan baik hal ini dianggap relatif mudah namun bagi Anda yang masih kurang di dalam memahami kemampuan berbahasa Inggris anda perlu untuk melakukannya dengan waktu dengan cara yang lebih. Salah satu cara yang paling mendasar untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris adalah dengan belajar secara konsisten. Berikan waktu anda ada minimal 1 jam setiap hari untuk melatih kemampuan berbahasa Inggris baik menulis maupun secara oral bisa mengerjakan TOEFL dengan hasil yang memuaskan.

2. Latihan mendengarkan

 
Salah satu tes bagian didalam TOEFL adalah Anda harus mampu mendengarkan atau biasa disebut dengan listening percakapan dalam bahasa Inggris. Untuk melatih kemampuan mendengarkan di dalam bahasa Inggris Anda bisa melakukannya dengan mendengarkan lirik lagu atau teks di dalam film. Sering mendengarkan lirik dan percakapan film bisa membantu memahami logat dan isi dari suatu percakapan berbahasa Inggris.

3. Perkaya vocabulary atau kosakata dalam bahasa Inggris.

 
Selain tes listening atau mendengarkan kita juga dihadapkan dengan tes membaca atau reading saat mengikuti ujian TOEFL. Di dalam tes membaca ini kita akan disodori bahan bacaan dari berita atau artikel yang kosakatanya kerap berbeda dari yang biasa ditemui dalam percakapan sehari-hari. Oleh sebab itu memperkaya perbendaharaan kosakata di dalam bahasa Inggris bisa menjadi salah satu solusi yang paling tepat agar Anda bisa mendapatkan nilai TOEFL yang memuaskan. Selain itu kita juga bisa memperkaya kosakata dengan membaca berbagai berita artikel dan buku buku akademik berbahasa Inggris lainnya.

4. Latihan Speaking

 
Ada jenis TOEFL yang mengharuskan kita melalui tes berbicara atau speaking. Misalnya kita akan ditanya mengenai tempat tinggal usahakan jangan hanya menyebutkan satu atau dua kata saja tetapi kembangkan jawabanmu dalam kalimat kalimat berbahasa Inggris. Memperkaya variasi vocabulary juga akan membuat jawaban yang disampaikan akan terdengar lebih enak dan menarik. 

Tips-tips yang ada di atas sepertinya belum cukup jika kita tidak memahami apa sebenarnya TOEFL tersebut setidaknya kita paham tentang format tes didalam TOEFL kemudian mengetahui alasan kita mengikuti ujian TOEFL dan hal-hal lainnya yang ada di dalam melaksanakan ujian TOEFL.

Di dalam menghadapi perang tentu secara umum harus mengetahui medannya agar bisa leluasa di dalam strategi untuk melakukannya demikian juga dalam ujian TOEFL Anda harus tahu kira-kira soal apa saja yang akan keluar saat tes demikian juga Anda harus bisa melakukan riset di internet atau juga melakukan latihan dari berbagai buku termasuk buku soal-soal yang saat ini banyak dijual di pasaran.
 
 
Tak cukup itu saja Anda juga harus berlatih mengerjakan soal demikian juga disarankan untuk melakukan simulasi tes agar bisa menguasai medan perang di dalam mengerjakan ujian TOEFL format paper based atau internet based ternyata sedikit memiliki perbedaan di dalam ujian TOEFL terutama perbedaan waktu dalam mengerjakan ujian.

Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah bagaimana mengetahui alasan kamu untuk mengikuti ujian TOEFL. Cara belajar TOEFL yang kedua adalah mengetahui terlebih dahulu apa alasan kamu mengikuti tes TOEFL. Dengan begitu anda bisa tahu apa saja yang perlu dipelajari secara ekstra dan apa saja yang tidak perlu dipelajari. Contohnya jika anda mengikuti tes TOEFL untuk mendapatkan pekerjaan yang mungkin nantinya bisa dibutuhkan lebih banyak urusan tentang telepon atau presentasi nah kamu perlu mengasah speaking skill dan juga listening secara lebih mendalam agar di dalam tas nantinya bisa mendapatkan nilai yang tinggi atau memuaskan.

Jangan lupa tentukan juga target nilai yang ingin anda dapatkan hal ini bertujuan agar anda bisa mengukur kemampuan anda sendiri dengan pencapaian yang nantinya akan anda dapatkan siapa sih yang tidak mau punya nilai yang bagus nah supaya kamu makin rajin di dalam mengejar nilai coba catat berapa target nilai yang ingin kamu raih. Sudah memiliki target nilai cobalah untuk tes simulasi secara online yang biasanya juga memiliki elemen penilaian. Dengan melakukan hal seperti latihan seperti ini anda akan tahu sejauh mana kemampuan sebenarnya yang anda miliki apakah Anda bisa mendapatkan nilai target yang diinginkan atau tidak. Tidak hanya terkait nilai maksimum saja yang ingin anda capai Anda juga bisa mencatat nilai paling minimum yang sudah anda dapatkan dengan melakukan latihan seperti ini.
 
Selanjutnya agar Anda bisa mendapatkan nilai yang maksimal tips-tips seperti membuat rutinitas belajar belajar yang ideal juga bisa anda lakukan. Dilansir dari friend you ada satu hal yang tidak kalah penting di dalam mempersiapkan tes TOEFL yaitu membuat rutinitas belajar yang ideal artinya hal ini tidak memaksakan diri anda untuk melaksanakan atau belajar dengan paksa. Nah dalam hal ini anda harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana sistem belajar yang paling tepat untuk diri Anda sendiri. Latihan dan belajar tak bisa dilakukan hanya dalam satu sampai dua hari sebelum tes paling tidak Anda butuh waktu 3 sampai 6 bulan untuk bisa mempersiapkan diri.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url