Potensi Teri Nasi Medan Menjadi Komoditi Online Kelas Atas

Siapa yang tidak kenal ikan teri, ikan kecil kecil yang diasin dan dikeringkan. Walupun tidak sebesar ikan asin, ikan teri terasa lebih nikmat dan harganyapun juga lebih mahal. Ikan teri medan merupakan salah satu produk ikon oleh oleh kota Medan sudah terkenal sejak dulu. Saya tidak tahu bagaimana sejarahnya namun mungkin kelezatan dan bentuknya putih, teri Medan lebih disukai daripada yang lain.

Sebenarnya teri Medan tidak 100% berasal dari laut dikawasan Sumatera utara ada beberapa yang berasal dari luar Sumatera Utara seperti Lampung dan beberapa daerah lainnya. Namun orang mengenal teri kecil kecil itu teri Medan. Kelebihan inilah yang bisa manfaatkan untuk menjadikannya sebagai komoditi khas Medan untuk dikembangkan.

Bagi Anda yang memang kebetulan lagi berkunjung ke Medan, mencari oleh oleh ikan teri medan tidaklah sulit. Setiap pasar tradisional medan dimanapun berada pasti menjual teri ini. Namun jika Anda ingin ke pusat oleh oleh datanglah ke Jl. Mojopahit atau ke pasar sentral belakang Medan mall. Ditempat ini berbagai jenis teri seperti teri nasi, teri belah dan berbagi jenis lainnya semua ada bahkan dalam jumlah yang banyak.

Selain menjadi komoditi offline dan ekspor, ikan teri bisa menjadi produk online. Jualan dengan toko online atau melalui sosial media yang lagi ngetrend saat ini ternyata juga bisa mengangkat derajad ikan teri kecil ini. Hal ini bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Dengan harga 70.000 - 100.000 sekilo, Anda bisa menghitung margin keuntungannya jika di jual di luar sumatera utara apalagi diluar negeri. Selain itu keuntungan teri menjadi produk online food adalah tahan lama bisa sampai seminggu dan bahkan lebih lama jika bisa dikemas kedap udara. Bobot bersihnya juga tidak terlalu menyusut.

Salah satu yang menjadi primadona teri premium adalah teri nasi. Bentuknya putih bersih dan ukurannya lebih kecil namun rasanya sangat lezat, tidak terlalu asin dan lembut. Walaupun harganya lebih mahal, teri nasi banyak yang memburunya.

Teri nasi atau teri putih (Stokphorus commrsouli) umumnya berwarna putih. Dibagian tubuhnya muncul garis putih agak berwarna perak yang memanjang dari kepala hingga ke ekor. Ukuran tubuhnya relatif kecil namun bisa memanjang sampai17.5 cm. Ikan ini kebanyakan hidup berkelompok sampai ratusan atau bahkan jutaan individu.

 Ikan teri merupakan salah satu sumber kalsium terbaik untuk mencegah pengeroposan tulang dan tahan atau tidak mudah larut dalam air. Selain kalsium berbagai kandungan gizi ikan teri segar meliputi energi 77 kkal, protein 16 gr, lemak 1.0 gr, kalsium 500 mg, phosfor 500 mg, besi 1.0 mg, Vit A RE 47, dan Vit B 0.1 mg.

Nutry Survey Indonesia, melakukan penelitian kandungan kalsium pada ikan teri ternyata lebih tinggi dibandingkan dengan susu. Kemudian energi dalam ikan teri seperti  protein 74 % dan lemak 26 %.

Kandungan flour yang ada didalam ikan teri  berguna untuk  menjaga kesehatan gigi. Fluor yang melekat pada gigi akan membentuk senyawa fluor apatit yang kuat untuk memproteksi gigi dari zat asam. Selain itu fluor akan memperkuat lapisan gigi, mengurangi resiko karies dan lubang pada gigi yang diakibatkan dari zat asam. hal ini yang menjadi sebab pasta gigi menggunakan zat fluor sebagai bahan didalamnya.

Banyak jenis olahan yang bisa ditambahkan teri nasi seperti teri kacang, pepes teri, serundeng teri, abon teri dan bisa digoreng kering begitu saja untuk lauk makan. Bagi penggemar kuliner teri, sekali menyantapnya akan ketagihan. Itulah mengapa produk ikan teri nasi menjadi produk premium kelas atas, karena hanya orang orang yang berduit yang bisa memesannya, bahkan jika saat produksi berkurang harganya melebihi harga daging sapi.

Tulisan sederhana ini bisa menginspirasi pembaca blog ini, karena beberapa teman saya juga telah berhasil menggeluti jualan online dan salah satu produknya adalah teri Medan. Produk teri terutama teri nasi tidak kenal musiman karena bisa diawetkan untuk beberapa bulan. Yang terjadi bisanya pasokannya berkurang saja.