3 Resep Kue Hari Raya Warisan Turun Temurun Keluarga

Ada satu hal wajib dilakukan menjelang hari raya Idul Fitri selain berbagai macam persiapan lainnya yaitu membuat kue hari raya. Bagi sebagian keluarga, membuat kue menjadi keharusan dibanding dengan membelinya walaupun secara tekstur maupun rasa, kemungkinan lebih lezat. Membuat kue sendiri selain memupuk semangat kekeluargaan dan gotong royong sesama anggota keluarga besar juga menjadi penting disaat pandemi sekarang ini dimana bisa menghemat biaya pengeluaran pembelian kue.  Cara ini merupakan juga menjadi bagian juga dari work from home dengan memanfaatkan waktu luang yang sebagian besar waktu dihabiskan dalam rumah bersama keluarga.
 

Menjadi bagian dari aktivitas produktif kali ini, khan.web.id akan mengajak sobat semua untuk selalu memanfaat kan waktu luang untuk kegiatan hal hal positif seperti membuat kue bersama keluarga dirumah. Namun demikian bagi Anda yang selalu sibuk dengan kegiatan kantoran, aktifitas ini mungkin tidak perlu Anda lakukan. 
 

Hal yang menjadi spesial dalam membuat kue ini adalah semuanya dikerjakan secara tradisional mulai dari persiapan bahan dan pengolahannya. Jenis kue yang dibuat juga sudah familiar di telinga kita seperti kue seperti kue nastar, kue bangkit dan kue bawang. 
 

Walaupun pembuatan semua kue kue ini dilakukan secara dioven atau biasa disebut dengan istilah kue bakar, Namun yang membedakan jenis kuenya adalah dari bahan dan cara pengolahannya.
 

Nah, untuk mengetahui resep rahasia keluarga saya yang dilakukan secara turun temurun dalam membuat kue hari raya, berikut adalah diantaranya :
 

1. Kue Bangkit

kue bangkit



Disebut dengan kue bangkit mungkin karena setelah dibakar kue yang satu ini akan mengembang/menggelembung. Pembuatan kue manis ini terletak pada teknik pembuatan adonan. Supaya adonan rata dan mengembang, biasanya dilakukan dengan meremas remas dan membanting adonannya. Semakin lama membanting banting adonan, akan semakin bagus hasilnya. 

Untuk bahan bahan yang diperlukan  adalah tepung tapioka (merk sanghie) 1kg digongseng, gula pasir 1/2 kg, kuning telur 5 biji, pati santan 1/4 liter (1 buah kelapa), vanili secukupnya.

Cara membuatnya :

  • Pecahkan telur ambil kuningnya, kocok  sampai mengembang di wadah adonan, masukkan vanili secukupnya.
  • Masukkan gula kedalam adonan sambil di kocok.
  • Setelah kembang dan merata, masukkan tepung sanghie yang sudah digongseng dan santan sambil terus diadon.
  • Uleni adonan terus menerus. Jika terlalu kental tambahkan santan agar lebih encer, jika terlalu encer tambahkan tepung agar kental. Mengukurnya adalah jika setelah dicoba cetak berhasil sempurna atau tidak pecah, maka adonan sudah siap dicetak.
  • Setelah adonan dicetak siapkan nampan oven yang sebelumnya olesi dengan minyak goreng agar tidak lengket.
  • Bakar kue dengan api sedang, dan perhatikan bagian bawah jangan terlalu gosong.

2. Kue Nastar 

kue nastar nanas


Resep kue nastar atau biasa disebut dengan kue nanas dalam keluarga kami. Yang kami pertahankan adalah konsistensi pemilihan bahannya sehingga rasanya tidak berubah dari dulu. Bahan bahan yang disiapkan adalah 2 buah nanas dikupas dan diparut untuk isian, tepung terigu segitiga biru 2kg, tepung maizena 200 gr, telur 5 diambil kuningnya, blue band 1 kg, gula pasir 3/4 kg, vanili secukupnya.

Cara membuat :
 
  • Masukan semua bahan kecuali nanas kedalam wadah untuk diadon.
  • Uleni adonan sampai Kalis dan siap dicetak.
  • Untuk membuat isi selai nanasnya, parutan nanas dimasak dalam wajan (wadah) dengan api sedang. Untuk pemanis bisa tambahkan gula (1kg nanas +- 1/2 kg gula). Uuu untuk kekentalan selainya sesuaikan saja, semakin lama dimasak semakin kental selainya.
  • Cetak sesuai selera seperti bentuk bulat atau bentuk lainnya, dengan mengisinya menggunakan selai nanas.
  • Bakar kue sampai masak.
 

3. Kue Bawang

kue bawang


Kue rasa gurih ini adalah kue favorit saya. Yang membuat beda dengan kue bawang pada umumnya adalah penyedapnya. Resep kami tidak menggunakan penyedap buatan namun menggunakan penyedap rasa udang kering yang sudah di tumbuk (dihancurkan) agar terasa lebih gurih. 

Bahan bahan yang dibutuhkan adalah tepung terigu  1 kg, telor 4 biji, bawang merah 350 gr dan bawang putih 150 gr dikupas dan di haluskan (diblender), santan pati kental1/2 kelapa, udang tumbuk 1 ons.


Cara membuatnya adalah :
 
  • Kocok telur sampai mengembang, masukkan semua bahan kedalam wadah dan diadon atau menggunakan mesin adonan sampai rata.
  • Setelah itu iris tipis atau kami menggunakan mesin pemipih adonan.(ampiya).
  • Setelah pipih cetakan dipotong potong sesuai selera. Untuk menghindari adonan lengket diwadah/ tangan taburkan tepung dan anginkan.
  • Goreng adonan yang telah dipotong potong sampai kering.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url