Tips Menulis Konten Original


Konten original atau artikel asli hasil tulis sendiri sebenarnya merupakan poin terpenting bagi seorang blogger agar tetap dicintai oleh Google. Keuntungan menulis artikel dengan ide sendiri sebenarnya sangat banyak selain memang untuk menjaga kualitas konten juga untuk mendapatkan perhatian pembaca yang sering diusuguhkan dengan ide yang itu itu saja disamping terus untuk mengasah kemampuan kita dalam membikin artikel yang lebih baik.  Blogger yang berhasil mendapatkan jutaan pengunjung blog hanya dari menulis konten orisinil seperti Mas Timon Adiyoso salah satunya menginspirasi saya mengapa saya memulai menulis artikel ini.

Menurut google, keaslian atau keunikan isi artikel bisa menjadi kekuatan konten untuk berkompetisi dengan artikel yang tidak unik di mesin pencari walaupun dari segi penggalian ide jauh lebih dangkal dan tampak biasa biasa saja. Itulah mengapa artikel dari hasil rewrite maupun spin masih kalah dengan artikel dari karangan sendiri. Mungkin dengan spin maupun rewrite mesin pencari bisa dikelabuhi dengan artikel berstatus unik namun dari segi pembaca tidak. Pembaca akan lebih tahu mana informasi yang fresh / baru dan mana info yang didapat dari ide sebelumnya.

Menulis konten original bergantung sepenuhnya pada ide. Ide bisa didapat dari mengetahui sesuatu terlebih dahulu tentang apa yang akan ditulis bahkan yang lebih baik lagi adalah mengalami. Namun jangan khawatir,  tidak perlu mengetahui banyak hal dulu jika ingin membuat konten orisinil. Cukup hal hal yang ada disekeliling kita dulu  mulai dari saat kita bangun tidur sampai kita beranjak tidur adalah pengalaman berharga yang bisa kita tuangkan dalam kata kata. Saya memulai mencobanya diblog ini tentang apa yang saya ketahui, saya rasakan dan alami dan hasilnya bisa Anda baca.


Selanjutnya ide bisa Anda dapatkan dari hobby. Dari dulu saya mempunyai hobby menulis, sehingga banyak ide yang akan saya tuangkan dalam blog ini juga berhubungan dengan menulis. Kegemaran Anda adalah modal besar bagi ratusan bahkan ribuan ide ide segar yang bisa menjadi santapn bacaan baru bagi pembaca setia blog. Selanjutnya yang ketigab terpenting adalah ide berasal profesi atau pekerjaan. Saya adalah seorang pendidik. Banyak sekali ide ide di dunia pendidikan yang juga nantinya akan saya tuangkan di blog. Nah bagaimana dengan profesi Anda ? .

Semakin banyak mobilitas kita saat aktifitas sehari hari semakin banyak ide yang bisa ditulis. Jika terbersit ide saat melihat atau menjumpai sesuatu saat perjalanan, jangan ditunggu tunggu lagi langsung dibuat judulnya.Saya biasanya langsung menulisnya judul di blogger versi mobile dan sampai dirumah baru dikembangkan kerangka dan isianya. Dengan cara ini rata rata saya mendapatkan 2-3 judul setiap hari.

Tips berikutnya adalah bagaimana cara menuangkan ide menjadi tulisan yang panjang. Perlu diketahui semakin panjang artikel, semakin mudah menerobos keposisi teratas mesin pencari. Langkah pertama adalah membuat poin, garis besar , kerangka apapun namanya. Buat lebih spesifik dari judulnya.Saya ambil contoh sederhana, jika Anda ingin menulis seperti saya dengan Judul Pengalaman Neblog, tentu tidak melulu tentang tips ngeblog dan suka dukanya saja namun buat kerangkanya berurutan lebih baik namun jika tidak mampu boleh darimana saja seperti :
  • Bagaimana pengalaman Anda membuat blog sampai siap diisi Artikel
  • Bagaimana menentukan niche blog
  • Bagaimana pengalaman Anda menulis konten berkualitas
  • Bagaimana pengalaman Anda mendatangkan pengunjung blog
  • Bagaimana membuat blog tidak menyalahi aturan Google dan lain lain.

Setelah itu masing masing kerangka dijabarkan dalam kalimat demi kalimat. Agar tidak berbenturan ide ide di kerangka pastikan kerangka yang dibuat tidak ada yang sama atau mirip.

Nah, sekarang poin terpenting yaitu mengeksekusi kerangka supaya menjadi kalimat yang panjang dan paragraf yang banyak. Caranya adalah dengan membuat sub kerangka - sub kerangka  lagi yang berisi ide ide lebih detil dan lebih spesifik lagi. Namun bagi yang sudah terbiasa membuat artikel panjang bisa secara otomatis menjabarkannya dalam kalimat tanpa perlu membuat pokok kalimatnya.